PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
NeuropsikologiPsikiatri

Afek Pseudobulbar (PBA)

pseudobulbar affect (PBA)

Ringkasan Singkat

Gangguan neurologis yang ditandai dengan ledakan emosi yang tidak terkendali seperti menangis atau tertawa tanpa sebab yang sesuai.

Afek pseudobulbar (PBA) adalah gangguan emosi yang disebabkan oleh kerusakan saraf di area otak yang mengontrol ekspresi emosional. Penderita PBA mungkin tiba-tiba tertawa terbahak-bahak atau menangis tersedu-sedu secara berlebihan tanpa ada pemicu emosi yang nyata, atau ekspresinya sangat tidak sebanding dengan perasaan internalnya saat itu. Misalnya, seseorang mungkin menangis saat mendengar berita yang hanya sedikit lucu.

PBA sering menyertai kondisi neurologis serius seperti penyakit Alzheimer, Parkinson, sklerosis multipel (MS), ALS, atau trauma otak pasca-stroke. Karena gejala utamanya adalah tangisan yang sering, PBA sering kali salah didiagnosis sebagai depresi klinis, padahal pengobatannya sangat berbeda karena melibatkan stabilisasi jalur saraf tertentu, bukan sekadar terapi bicara atau antidepresan standar.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • APA Dictionary of Psychology
  • Mayo Clinic: Pseudobulbar Affect.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback